Minggu, 22 Maret 2015

Mencoba Berpuisi

Aku Melihatmu


aku melihatmu selalu
tepat di penghujung Sabtu
dari sudut ruangan berdebu
berteman sepi juga sendu
aku melihatmu selalu
melalui celah-celah di rak buku
di antara dengung halaman buku
bersembunyi di balik abu-abu
aku melihatmu terus
berlatar waktu yang terus melaju
bersama angan yang tak terurus
terlanjur pecah di masa lalu karena kamu
aku melihatmu masih
mengabaikan mulutmu yang fasih
rapal kata sayang ke sosoknya yang putih
cantikcantikcantik dan manis
aku melihatmu
dari sini

senantiasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar